Mumpung udara masih beraroma keong racun, saya tulis artikel ini. Komentar dua kawan saya tentang Shinta dan Jojo beberapa hari lalu di telepon, memberi inspirasi kepada saya untuk menulis artikel tentang pekerja, yang sudah lama tidak saya lakukan. Lho, apa hubungannya dengan pekerja ? Pekerja budidaya keong racun mungkin ? Enggak lah ! Begini ceritanya.

Indri, kawan saya yang masih muda usia, saat ngobrol di telepon sinis mengatakan bahwa tampil dan membuat klip begituan mah gampang, dia juga bisa. Saya tanya, udah membuat berapa banyak ? “Ah, males ! Enggak seru ! Kurang menantang !”, begitu jawabnya. Artinya, dia belum membuat satupun.

Kawan saya satunya, lain lagi bicaranya. Dia mengatakan bahwa putri-putrinya sering melakukan itu di webcam laptopnya. Malah lebih lucu-lucu. Ketika saya tanya, pernah dipublikasikan enggak ? ke Youtube misalnya ? Wah, belum pernah ! Cuma nongkrong di laptop aja buat konsumsi keluarga. continue reading…