Dalam tulisannya kemarin tentang beda pandangan kuadaran E dan B, saya menangkap ada nada gusar bos VCC Indonesia tersebut. Kalau saya simpulkan, kegusaran tersebut berpangkal kepada cara berpikir dan cara merespons orang terhadap suatu peluang. Hal itu menimbulkan ide saya untuk menuliskan artikel ini.
Di blog ini, atau di blog gratisan saya, saat saya menulis topik pekerja sering saya jumpai muncul komentar yang menyatakan kalau yang bersangkutan bukan pekerja. Dia menyatakan diri sebagai pebisnis atau sedang memulai bisnis. Okey, saya salut dan hormat dengan tekad tersebut.
Namun beberapa kadang bernada amat alergi dengan kata pekerja. Padahal tidak ada yang buruk dengan status pekerja, even di lingkungan para pebisnis. Kalau anda baca postingan mas Triwahyudi beberapa hari yang lalu, atau Mashengky Kamis kemarin, anda akan melihat adanya sisi positif dalam bekerja. continue reading…