Blog Bisnis Dan Pekerja

Transformasi Mental Perilaku Usaha

Cukup banyak kawan yang menanyakan apakah pernah gagal atau rugi dalam bisnis yang saya jalankan. Jawabannya mudah ditebak. Saya beberapa kali gagal dalam bisnis, dan saya juga beberapa kali menderita kerugian yang lumayan besar. Dan satu hal lagi yang mudah ditebak, yang bertanya pastilah bukan dari kalangan pebisnis. Kalau pun pebisnis, pastinya baru akan memulai berbisnis.

Sobat sekalian, setelah seminggu lebih vakum dari dunia blogging akibat terkena dampak cuaca ekstrim, kali ini saya akan menulis sedikit tentang topik yang kurang disukai orang. Yaitu tentang kegagalan dan atau kerugian dalam bisnis. Saya katakan kurang disukai karena umumnya orang lebih tertarik mendengar tentang kesuksesan. Wajar saja !

Nah, kalau pertanyaan di atas umumnya datang bukan dari kalangan pebisnis, hal itu karena seorang pebisnis tahu betul bahwa gagal atau rugi dalam bisnis adalah hal yang biasa. Bagian dari resiko berkecimpung dalam dunia bisnis. Jadi tidak perlu lagi ditanyakan. Setidaknya itu yang tadi sore disampaikan oleh Kang Pepen, yang menggeluti bisnis jasa pembuatan peralatan dari logam. continue reading…

Ternyata cuaca ekstrim mampir juga ke Sukabumi. Bukan sekedar mampir, malah sempat memberi kenang-kenangan kepada tubuh saya. Membuat rasa yang juga ekstrim. Kadang panas, kadang dingin, kadang iseng juga menggelitik tulang. Rada ngilu-ngilu gitu !

Kebetulan dalam kegiatan blogging saya juga sedang saatnya situasi ekstrim nih. Enggak biasa maksudnya, yaitu waktunya update artikel. Huaduh, nulis apa ya ? Yah, cuaca ekstrim harus dihadapi secara ekstrim juga. Artinya perlu membangkitkan enerji ekstrim agar tetap bisa menulis.

Kalau saya mencoba mengingat hal-hal yang berhubungan dengan cuaca ekstrim ini, mas Fadly menulis dengan gaya yang cukup ekstrim tentang kiat happy menghadapi hujan dan kemacetan. Kalau dalam lukisan mungkin bisa disebut bergaya surealisme. Agak ngeri saya, khawatir kepala pening ini menelurkan tulisan yang lebih ekstrim lagi. continue reading…

Kumbung Jamur TiramKeraguan memulai bisnis atau usaha sering menghinggapi banyak orang. Meskipun sudah banyak buku motivasi bisnis dibaca, puluhan seminar diikuti, tidak menjamin seseorang berani memulai bisnis. Seakan-akan memulai bisnis merupakan sesuatu yang amat sakral sehingga perlu persiapan yang sangat sempurna.

Hajar bleh ! Hehehe….. Ungkapan juragan VCC Indonesia ini terkesan santai tapi lumayan kadar memaksanya. Tujuannya apalagi kalau bukan agar kita tidak ragu-ragu dalam mengambil tindakan. Saya punya cerita sendiri terkait hal ini.

Ceritanya, istri saya sudah lama memendam keinginan untuk terjun ke bisnis jamur. Yang dia inginkan adalah bisnis yang sepenuhnya dia kelola, bukan sekedar kerjasama. Namun setelah sekian lama, bisnis idamannya itu ternyata tidak juga kunjung dimulai. continue reading…

Oleh: Agus Siswoyo

agus siswoyo

Agus Siswoyo Penulis Tamu

Sekitar lima tahun lalu saya bergabung dalam perusahaan tempat saat ini bekerja. Dan beruntungnya, saya selalu ditugaskan menjalankan openning cabang baru di luar kota. Bisa Anda bayangkan, seorang pendatang dari desa harus berkelana kemana-mana. Saya sempat stress juga. Tapi itu tidak lama.
.

Nggak tahu atas pertimbangan apa, setelah dua tahun keliling Jawa Timur, akhirnya saya ditempatkan di kantor pusat sebagai Cost Analyst sekaligus diberi tangggungjawab mengelola sebuah tempat tinggal karyawan (mess). Saya sempat tidak percaya diri. Masak seorang ABG imut-imut macam saya harus jadi kepala rumah tangga? Padahal dalam mess itu sendiri terdapat 5 orang yang usianya jauh di atas saya, bahkan sudah berkeluarga.

Rupanya pimpinan perusahaan punya pertimbangan lain. Saya dianggap mampu ‘mengendalikan’ aneka karakter karyawan yang berasal dari berbagai latar belakang kehidupan.  Saya pun nggak bisa mengelak dari tanggungjawab ini. Mau tahu gimana rasanya jadi Bapak di usia ABG? Yang pasti puyeng dan harus sering nyebut nama Gusti Allah. continue reading…

Ketik Klantink, maka akan terlihat tulisan suarakelana berbisik nongkrong di nomor satu pencarian google. Hehe, bukan begitu maksudnya. Yang benar adalah : ketik Klantink, lalu kirim ke xxxx. Itulah salah satu contoh promosi yang dilatarbelakangi penyelenggaraan bisnis SMS Premium. Mau tahu lebih jauh tentang bisnis sms premium ini ? Lanjut !

Bisnis SMS Premium sering kita jumpai dalam bentuk-bentuk berikut : acara kuis, polling sms untuk acara kontes, permintaan info tertentu, berlangganan ramalan zodiac, berlangganan cerita humor, dsb. Acara-acara kontes di layar kaca semacam Indonesian Idol dan IMB menggunakan jasa polling sms ini, yaitu menggunakan SMS Pull. Sedangkan layanan yang perlu mendaftar lebih dulu dengan ketik REG merupakan SMS Push. Tipe kedua ini yang sering bermasalah disaat kita UNREG, karena sering gagal dan terpaksa ganti nomor untuk stop berlangganan.

Secara garis besar ada 3 pihak yang terlibat dalam bisnis SMS Premium ini. Yang pertama adalah operator seluler (baik GSM maupun CDMA). Yang kedua adalah para pelanggan operator seluler tersebut. Yang ketiga adalah penyedia layanan, yang lebih dikenal sebagai Content Provider (CP). Operator sendiri dapat bertindak sebagai CP, namun biasanya bagian ini melibatkan pihak ketiga. continue reading…